Menatap lekat garis masa lalu
bilamana masih menggenggam serunya
dimanakah ikhlasmu melepas?
Jangan...
Jangan lagi menghadirkan wajah bernuansa harapan
rasaku lelah menimbangnya
Menatap lagi pergelangan tangan yang pernah diraih
bolehkah aku menangis sejadinya?
Mengapakah layak aku mendapati ini
dimana detik-detik yang pernah terluangkan
menjamu perbincangan tiada batas di ujungnya
Tertimpa kini oleh setitik hitamku
dan putihku telah sengaja kau abaikan
Dimana ikhlasmu melepas lara?
Jika saja tetap terpenjara dalam pesona fana
haruskah aku menunggu tanpa janji,
pun aku perduli tanpa rasa curiga
Masa beku terlewati
aku yang lemah berpura kebal
meski tak ingin berhenti
tetaplah aku mencaci di relungnya nurani
Langganan:
Komentar (Atom)
Interview di PT. Triniti Karya Persada & PT. Koka Indonesia
Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, bulan Desember 2019 telah tiba. Tentunya pun akan segera berlalu, menyambut tahun yang baru 2...
-
Haii semua untuk siapapun yang saat ini membaca tulisan atau curahan hati gw, semoga kalian sehat selalu. Langsung aja gees.. Sebel...
-
Ingat.. ya ku ingat semua tentang masa, masa lalu, masa itu. Masa lalu tak mungkin ku tinggalkan sementara disana tertinggal kepingan - kepi...
-
Dalam sepi ku bercerita pada diri tentang semua yang ku rasa aku hanya sebagian jiwa yang terdampar dalam sisi yang berbeda memerangi si...