Selasa, 25 Maret 2014

Buka Hati Mu

Haiii.. hati yang menemani perasaan ku
Apa kabar mu ? :)
Seberapa lama kah kamu akan tidur
Membiarkannya lalu lalang dalam khayalan
melangkah bebas tanpa jalur
bahagia kah kamu ?
Dengan semua aturan yang di buat
aku hampir lupa melihat mu
mana yang asli dan palsu

heyyy.. bangun dari tidur mu..
sudah cukup lama kamu menutup jendela
bukalah jendela mu dan lihat cahaya itu
dimana semua bisa bahagia
menikmati keindahan dunia..

Tinggalkan masa kelam mu itu
dan lanjutkan hidup mu selalu
meskipun rasa itu mungkin sudah kaku
percayalah disana banyak hal menunggu
untuk mencairkan suasana baruu
heyy.. hati yang sendu..
pancarkan lah senyumuu :)

Jumat, 21 Maret 2014

Sejatinya Hanya Sendiri

Sejatinya hidup ini hanya sendiri
saat pergi pun hanya sendiri
pergi ke pangkuan Yang Maha Kuasa
dan dalam ke sendirian itu ada jiwa
Jiwa yang menangis dengan tersiksa
terkadang terlalu di sibukkan dengan segala aktifitas
dan teringat pada kesendiriannya saat dia terdiam

Terlalu salah pada diri yang tegar
Berpura menjadi sosok yang kuat
tak peduli di kala hati sudah ingkar
Masih terus berjalan dengan segala ikat
berusaha mencari dimana sisi itu
sisi yang lain yang bisa menyatu

Karena kini telah bosan
menjadi seorang yang bersama - samaan
berjalan beriringan saat di landa kebahagiaan
dan disudutkan disini dalam tangisan
yang tak seorang pun menghapus air mata ini
dan diri ini sejatinya hanya sendiri

Senin, 16 Desember 2013

Tanpa Ku Ingin

Dari ribuan tetesan air ke bumi
Aku pun menitipkan salah satau bersamanya
Dengan balutan gemuruh petir
Aku pun mendera rasa yang tak ku pahami
Dalam hempasan terkoyak- koyak
Aku mengerti jika terkadang mendung
tak harus menitikkan airnya

Gerak yang tak berarti
meninggalkan secercah binar
ku tangkap dengan sembari
meyakinkan diri dalam debar
semua berjalan dengan tekanan
dan membuatkan banyak keraguan

Sekarang atau pun besok
hanya dan hanya saat semua tersisa
Aku seperti sebuah rongsok
Yang tak berguna
Tak lagi bisa membaca
Benar atau salahkah semua

Rentan rasa meretak - retak
Berlari sejauh mungkin
Menjauhi asa dengan tapak
Tanpa ku ingin pun kau tak mungkin
akan semudahnya hilang
Meski aku memaksa
Karena hati ini hanya disini
Menemani ingatan ini
Tentang kamu dan semua

Rabu, 23 Oktober 2013

Dalam Sepi

Dalam sepi ku bercerita
pada diri tentang semua yang ku rasa
aku hanya sebagian jiwa
yang terdampar dalam sisi yang berbeda
memerangi sisi gelap dalam diri
dan aku menangis dalam sepi

Dalam sepi ku mengerti
bahwasanya semua ini yang terjadi
bukan untuk kesombongan
tapi aku manusia yang ingin terlihat sempurna
semua terjadi seperti kebohongan
dan itu semua nyata

Dalam sepi ku bertaruh
memerangi hati betapa aku ingin berontak
tak perduli seberapa aku rapuh
dan dalam sepi ku mendongak
bahwa diatas langit masih ad langit
tak sepantasnya ku memandang sempit

Dalam sepi ku menangis
untuk segala perasaan ku yang telah mengiris
mengiris hati para sahabat
aku bukan lah yang terhebat
hanya maaf yang ku ucap sebelum terlambat

Jumat, 18 Oktober 2013

Karena mu

Di tepian sudut ini ku menanti
datangnya hari dimana hati itu
akan menghampiri diri
membawa seikat kedamaian dalam hati
ku menanti waktu
dimana hati itu
mengatakan aku mencintai mu

terangkat aku..
menjadi sosok yang sempurna
karena hadirmu
membuat hidupku bercahaya
karena mu..
aku bahagia
terima kasih tuhan, untuk cinta
cinta yang tulus dari nya

Jumat, 11 Oktober 2013

Genggam lah erat hati ku

Langkah ringan mengayun di rerumputan
gemuruh menggiring dedaunan kering
berterbangan mencari persinggahan
sampai di tempat untuk berbaring
bersamanya ku titipkan
segala kerinduan dan kesenduan

Ku hadapkan diri dengan segala harap
kedua tangan menengadah di bawah langit biru
titik titik air mata tak tertahan
dengan setulus hati ku menghadap
segala keindahan yang ku rasa penuh haru
serta dengan segala kenikmatan-Mu tuhan

Wahai tuhan ku yang menggenggam hati ini
ku ingin mencintai-Mu
dengan segenap jiwa ku
genggam lah erat hati ku
untuk tetap bersama-Mu
Hingga ku temukan lelaki
yang datang menghampiri
dan semua itu atas kehendak -Mu


Rabu, 09 Oktober 2013

FirstSies

Ku ingat dengan kata ini (FirstSies)
Disana tertuang sebuah arti
juga tentang ketidak sengajaan
Ku temukannya disisi jalan
dengan tersipu dan keraguan
ku beranikan diri untuk bersalaman :)

bermula dari sebuah nomor dan nama
ya,, disana aku menemukannya
dan begitulah aku sang pecundang
sang pemimpi yang selalu bersembunyi
yang tak peka dengan kata sayang
ku membiarkannya pergi...

Aku sadar saat aku aku membiarkannya pergi,
aku memberinya semangat setiap saat untuk pergi..
pergi meraih mimpinya
satu tahun dua tahun hingga dia benar benar
menjadi seperti yang dia inginkan
dan dalam setiap semangat itu ku menaruh harapan
jika nanti seorang (FirstSies) tetap seperti ini
dan sekarang dia berbeda 
aku bahkan mungkin tak lagi bisa
mengenalinya...
Namun aku tetap merindukannya
Jika di beri kesempatan
aku ingin mengatakan kembali
bahwa aku pun sayang dia (FirstSies)...
semoga kebahagiaan selalu bersamanya

_FS :*

Interview di PT. Triniti Karya Persada & PT. Koka Indonesia

Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, bulan Desember 2019 telah tiba. Tentunya pun akan segera berlalu, menyambut tahun yang baru 2...